Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

ROC #12 excuse

Sebelum bulan Juli ini berakhir, aku mau bilang, aku bersyukur banget bisa hidup sampe detik ini. Mungkin aku tipe orang yang suka menyibukan diri sendiri tanpa tau itu penting dan prioritas buat aku. Aku hobi banget dan pasti nagih kalo disodorin buku atau novel nonfiksi di deket aku. Ketika itu aku akan lupa semua hingga pernah suatu waktu aku lupa tugas dan kewajibanku sebagai mahasiswa dan yaaa aku dan sebagian orang menyebutnya "excuse". Karena itu aku putuskan bahwa aku menghindari kartu perpus yang aku punya. Semakin sering ku gunakan, semakin sering pula aku bertemu buku nonfiksi itu. Kini, sudah hampir dua bulan ku menjauhi itu. Kupikir bakalan sedih dan sepi. Namun aku punya teman yang unik di jagad Indonesia ini. Mereka secara tak langsung ngebantu aku buat sedikit ingat denga tugasku sebagai mahasiswa. Semakin ke sini, aku ngerasa sadar akan, aku tidak sendirian meski aku selalu sendiri.  Kini engga hanya sosok teman yang ngebuat aku engga merasa sendiri. Ki...

ROC #11 Ada yang Tak Bisa Ku Pungkiri

Setiap Hari, hidup itu sulit.  Kata Allah hidup itu adalah masalah, kalau kita tidak ingin punya masalah ya ngga usah hidup. Ada beberapa hal dalam hidup yang ngga bisa kita pungkiri seiring berjalannya waktu. Salah satunya adalah, semakin hari hidup semakin sulit. Uang mengalami inflasi setiap tahunya. Beng-beng jaman aku SD aja sulu seharga 1000 rupiah. Sekarang?! 2500-3000 rupiah. Itu aja baru beng-beng, gimana harga rumah, tanah, mobil, dll. Jadi setiap hari hidup semakin sulit.  Setiap hari, tanggung jawab semakin bertambah.  Sebagai manusia fitrahnya pasti memiliki pasangan dalam hidup. Kalo sekarang aku jomblo, hidup mah kemana-mana enak karena masih sendiri. Tanggung jawabnya masih untuk diri sendiri. Mau ketempat A, B, C, D sampe Z dan ngatur waktunya gampang banget. Mau makan, cari temen yang belum makan dan ajak makan bareng. Mau berenang, cari temen yang hobinya sama-sama berenang. Mau belajar, kumpul sama orang yang suka belajar. Mau karokean, yau...

Friend Story #05 Happy Ending

Gambar
Hei I have another story to all of you... 28 June was a crowded day for me. I should meet the reciter Qur'an. Because hear that I feel peaceful. Also, I have a mission.  My mission was seeing that reciter using his glasses. I have three chance to see him. Morning, afternoon and night.  I have been seeing him in morning and afternoon. The night was the last chance to saw him at Jogja. But I prefer helping my friend. Story begins... Message from my friend [Guys, we meet at Green place after Maghrib yess. ] And my position at Masjid still prays with all of the people. So I directly went to my boarding house and took all the cloth that I can take as fast as I can do. Then I came to a green place. In the middle of the road, I was felt down. But I wake up by my self and continuing went to a green place. Till in the green place, all the pain was coming and hurt my self. But I kept it by my self. I didn't tell to my friends until I feel better. The Journey began. All ...